Ads 468x60px

Minggu, 01 Juli 2012

Membuat Busana Bayi


Membuat Busana Bayi
1.      Pengertian busana bayi : 
Busana bayi adalah  busana yang dipakai oleh anak usia 0 – 1 tahun.



2.      Syarat – syarat busana bayi:
a.      Model 
Model busana bayi sebaiknya sederhana, tidak terlalu banyak hiasan (renda-renda, strook, sulaman kecil-kecil secukupnya, mudah dipakai dan dilepas, mempunyai kelonggaran yang cukup.
b.      Bahan
Bahan untuk busana bayi dipilih bahan yang menyerap air,  lembut,  halus, dan menghangatkan.
Contoh : kain putih, birkolin, nansjoek, voile, arrow, tetra, dan bahan kaos katun, bahan yang menghangatkan flannel dan woll.
c.       Warna
Warna yang digunakan untuk busana bayi adalah warna putih atau muda.
Pada busana bayi warna mempunyai arti tersendiri bagi jenis kelamin bayi yaitu
-          Putih dan kuning (netral) ----à untuk bayi laki-laki atau perempuan
-          Merah muda ----à untuk bayi perempuan
-          Biru muda ----à untuk bayi laki – laki
d.      Corak bahan / Motif
Sedangkan corak bahan untuk busana bayi yaitu corak yang kecil – kecil dengan motif binatang, geometris, orang-orangan, bunga, dan sebagainya.

3.      Macam – macam busana bayi:
a.      Baju bayi:
-          Popok
-          Gurita
-          Baju bayi
-          Celana bayi
-          Mantel bayi
-          Kebaya bayi
b.      Perlengkapan  bayi:
-          Sarung tangan
-          Sepatu bayi
-          Topi bayi
-          Tudung bayi (cape)
-          Bebat pinggang atau dada
-          Sarung bantal
-          Sarung guling

4.      Pengertian macam – macam busana bayi :
a.      Popok bayi 
Digunakan pada bagian bawah pinggang yang gunanya untuk menutupi alat kelamin dan menahan air seni supaya tidak kemana – mana.
b.      Gurita / Grito / Mekak
Dipakai pada bagian bawah payudara sampai batas akhir perut, gunanya untuk menhangatkan dan membentuk bagian perut.
c.       Kebaya bayi
Dipakai seperti menggunakan pakaian, bagian atas bentuknya seperti blus, ada yang menggunakan kancing / tali, gunanya untuk menghangatkan / menutupi bagian tubuh dari gigitan serangga.
d.      Gedong
Terbuat dari bahan yang berbentuk bujur sangkar yang gunanya untuk menghangatkan ( ukuran 90 X 90 dan penyelesaiannya dibris).
e.      Sarung tangan dan sarung kaki
Untuk menutupi tangan dan kaki.
f.        Topi
Dibuat untuk menutupi kepala.
g.      Selimut bayi
Digunakan setelah menggunakan kep ( cape ).
h.      Sepatu
Untuk menutupi kaki dan menghangatkan kaki.

5.      Gambar busana bayi

6.      Teknik penyelesaian
Teknik penyelesaian yang banyak dipakai pada busana bayi adalah kampuh balik atau kampuh tutup yang diobras dan kampuh pipih.
Penyelesaian leher, lengan, penutup muka, diselesaikan dengan kelim gulung, kemudian dihias dengan tusuk kait atau tusuk hias.

7.      Pemeliharaan busana bayi
Dilihat dari jenis kain, karakter bahan busana bayi yang lembut, maka cara mencucinya dengan menggunakan tangan dan sabun diterjen, setelah itu diperas, dijemur dan disetrika. Pada waktu mencuci busana bayi tidak boleh disatukan dengan busana orang dewasa. Untuk melembutkan kain pergunakan pelembut kaian khusus bayi.
Penyimpanan busana bayi adalah dengan cara dilipat.  
      

2 komentar:

 

Sample text

Sample Text

Sample Text