Ads 468x60px

Minggu, 01 Juli 2012

SULAMAN ( SULAMAN PUTIH )



SULAMAN
Sulaman adalah teknik membuat ragam hias pada permukaan kain dengan benang. Benang tersebut diatur secara dekoratif pada permukaan kain dengan jalan menusukkan benang dengan bermacam-macam cara. Macam - macam tusuk ini dinamakan dengan tusuk hias.
Sulaman dibedakan menjadi 2 yaitu sulaman putih dan sulaman berwarna.

 klik disini



SULAMAN PUTIH
Sulaman putih adalah sulaman yang warna benang hiasnya sama dengan warna bahan yang dihiasinya. Disebut juga sulaman sewarna.
Macam – macam sulaman putih yaitu :

1.      SULAMAN INGGRIS
·     

   Sulaman inggris adalah sulaman putih yang motif – motifnya berbentuk bulat, bulat panjang dan berbentuk titik – titik air mata, yang tidak terlalu lebar, cukup kecil kecil saja dan berlubang.


·         Bahan yang digunakan adalah bahan yang polos dan tenunannya rapat serta sewarna antara bahan dan benangnya.
·         Benda yang dapat dibuat antara lain:
-          Lenan rumah tangga seperti : alas vas bunga, serbet makan, sarung bantal kursi, dsb.
-          Blous atau gaun pada bagian : kerah, saku, lengan, dada dsb.
·         Tusuk hias yang digunakan adalah tusuk feston, tusuk balut, tusuk holbin.
·         Cara mengerjakan motif lubang – lubang :
-          Motif dijelujur sekeliling bolak – balik ( holbin ).

-          Pada tiap bentuk dibuat garis menyilang dan dipotong menurut bentuk tetapi jangan sampai memotong jelujurnya. Yang dipotong bagian dalam sedikit demi sedikit.

-          Bagian yang digunting diselesaikan dengan tusuk balut ataupun tusuk feston.
-          Apabila lubang sudah selesai maka pekerjaan yang lain menyelesaikan garis – garis yang tak perlu dilubang dengan tusuk tangkai.
·         Cara mengerjakan ringgit – ringgitan.
-          Tepi ringgitan dijelujur bolak – balik ( holbin ).

-          Ringgitan diisi dengan tusuk rantai yang warna benangnya sama dengan warna benang penyelesaian.
-          Setelah ringgitan terisi kemudian dislesaikan dengan tusuk balut.
·         Gambar motif


2.    SULAMAN RICHELIE
·         Sulaman rechelie adalah sulaman putih yang berbentuk lubang – lubang, dimana pada lubang – lubang diberi beberapa rentangan benang yang disebut brides (tren), dan diluar lubang masih ada garis hias yang mengelilinginya.
·         Bahan yang digunakan adalah bahan yang polos dan tenunannya rapat, dan benangnya sewarna dengan bahannya.
·         Benda yang dihias antara lain:
-          Lenan rumah tangga seperti : alas vas bunga, serbet makan, sarung bantal kursi, dsb.
-          Blous atau gaun pada bagian : kerah, saku, lengan, dada dsb.
·         Tusuk hias yang digunakan adalah brides ( benang yang direntangkan 2 atau 3 kali pulang balik, kemudian ditusuk feston ), tusuk holbin, feston yaitu pada motif yang mengelilingi lubang, kaki feston menghadap kedalam sedangkan pada lubang, kaki feston menghadap keluar.       
·         Cara mengerjakan:
-          Motif dijelujur sambil merentangkan benang untuk brides ( tren ).


-          Tiap – tiap garis motif diselesaikan dengan tusuk feston yang rapat. Pada bagian lubang kepala festoon harus menghadap kelubang.
-          Bagian yang tidak berlubang kepala menghadap keluar.

   
-           Setelah semua motif selesai difeston maka bagian yang seharusnya berlubang digunting dengan hati – hati, jangan sampai brides ikut tergunting
Atau
-          Lubang – lubang digunting terlebih dahulu setelah dijelujur, baru feston dan bridesnya dikerjakan.
·         Gambar motif


   
3.    SULAMAN BAYANGAN
·         Sulaman bayangan yaitu sulaman putih yang berfungsi sebagai hiasannya adalah bayangannya saja.
·         Bahan yang digunakan adalah bahan yang tembus pandang seperti: paris, sifon, organdi, dan voile.
·         Benda yang dihias adalah blouse, kebaya, alas kaki, selendang, kerudung dsb
·         Tusuk hias yang digunakan adalah tusuk bayangan ( bila dikerjakan dari bagian baik) dan tusuk flannel ( bila dikerjakan dari bagian buruk ), dan tusuk tikam jejak.
·         Cara mengerjakan:
-          Motif dibuat pada kertas tebal ( manila )
-          Kain dibentangkan diatas motif tersebut dan dijelujur tepinya.
-          Disulam dengan tusuk bayangaan jika mengerjakannya dari bagian baik kain, dan dengan tusuk flannel apabila mengerjakannya pada bagian buruk kain.
-          Terakhir motif yang berupa garis – garis diselesaikan dengan tusuk tikam jejak.
·         Gambar motif



4.    SULAMAN MATELASE
·         Sulaman matelase adalah sulaman timbul atau sulaman relief dan relief ini terjadi bukan karena tusuk – tusuk hias namun karena kain pelapisnya atau kapas.
·         Bahan yang digunakan polos atau bermotif seperti satin belacu dsb
·         Benda yang dihias adalah selimut atau bedcover, tutup teko, sarung bantal kursi dsb
·         Motif – motifnya dikerjakan dengan setikan mesin.
·         Cara mengerjakannya:

Cara Inggris
-          Bahan selain lapisan bawah dan atas terdapat lagi lapisan isi yang terdiri dari flannel atau kain tebal yang lain.
-          Motif – motif disetik dengan mesin.
Cara Italia
-          Bahan terdiri dari dua lapis, atas dan bawah dimana pelapis bawah dari bahan yang jarang tenunannya untuk memudahkan memasukkan kapas atau benang.
-          Masukkan kapas / benang dengan menjarangkan serat pelapis yang jarang dan kemudian dirapatkan lagi.
-          Kemudian bagian bawah dilapisi lagi supaya tidak menggembung dan tidak kelihatan dari bagian buruk. 

·         Gambar motif
-          Gambar motif cara Inggris


-          Gambar mitif cara Italia

1 komentar:

  1. Info nya sangat bermanfaat, bisa untuk menambah pengetahuan saya dalam memproduksi tenun jepara

    BalasHapus

 

Sample text

Sample Text

Sample Text